Hanya sejenak untuk melihat diri dan berjalan lagi, seteguh gunung dia berdiri, Setabah nelayan menembus badai, Sebebas elang dia berteriak, seikhlas karang menunggu ombak, seperti lautan dia bersikap
Thursday, July 11, 2019
Keyakinan...
Pernah merasa kecewa... Pasti pernah...
Ada yang bilang... Yg plg menyakitkan itu bukan krn kesalahan orang pada kita tp kita berharap terlalu tinggi..
Buat gw... Lebih tepatnya adalah keyakinan kita yg berlebihan yg ketika keyakinan itu tidak sesuai dgn apa yg kita yakini, itu yg bikin gw kecewa...
Keyakinan itu dibangun atau terbangun melalui sebuah proses yg bisa jadi panjang..
Puncak dari kryakinan itu adalah iman .... Dimana gw percaya sesuatu tanpa harus dibuktikan
Keimanan sifatnya fluktuatif... Dimana ada saat gw sangat beriman adakalanya kurang..
Agama gw ada 6 hal yang wajib di imani... Salah satunya takdir..
Disini kadang kekcrwaan dan rasa sakit muncul karna kryakinan gw yg mendahului keyakinan thd ketentuan Alloh...
Yg tanpa sadar keyakinan gw melebihi yg seharusnya...
Spy ngk sakit cuma 1 berimanlah pada yg seharusnya (rukun iman)
Dan tidak berlebihan dalam urusan dunia... 🙏
ironi cinta anak betawi
Dalam perjalan menuju sebuah cafe untuk miting
organisasi.diatas sepeda motor ujug ujug terlintas sosok anak betawi dengan
takdirnya (gw hubunghubungkan. Bisa bisanya gw aja)
Mungkin ini pikiran orang galau aja kali wkkk entahlah ..
nyatanya ketika seseorang sedang terusik perasaannya pikirannya pasti kemana
mana dan dihubunggubungkan dengan perasaaannya ... ini beneran nih (minimal ini
yang gw rasakan) wkkkk
Balik ke anak betawi ... bulan lalu gw nonton si doel the
movie 2, gw ngk mau bahas filemnya yak.. walau ada hubungannya, filmnya buat
refernsi berfikir aja
Sosok si doel anak betawi yang mencoba keluar dari sebuah
tradisi (takdir) menerobos ketidakbiasaan, dari mulai sekolah tinggi (kuliah)
walau saat ini banyak anak betawi yg sekolah tinggi tp kenyataannya lbh banyak
yang sampai sma,
Sosok anak betawi yg secara tidak sengaja diatrik ke
pergaulan modern namun ttp memegang teguh aqidahnya, disini menariknya...
Si doel yang mempresentasikan anak betawi dapat dengan faseh
di gambarkan bung rano, anak betawi yang menjalankan misi orang tua untuk
mendobrak tradisi, harapan sang bapak yang ingin anaknya menjadi orang yang
terpandang, bapak yang ingin anaknya menjadi perwakilan kaumnya di pergaulan
modern, bapak yang ingin anaknya menjadi pemimpin di tanahnya sendiri...
Bisa dipahami bahwa keseharian si bapak yang dengan
matapencahariannya bertemu banyak orang, dan banyak profesi plus kemajuan
peradaban, namun (mungkin) dia melihat sedikt sekali bahkan tidak pernah anak
betawi berperan besasr di perubahan peradaban itu
Ya... anak betawi sering di identikan dengan prilaku
primitif, dalam hal ini gaya hidu, kepemimpinan, pendidikan, dan pekerjaan
...gw mengalami juga .. ketika gw bekerja sebagai IT di sebuah perusahaan saat
itu beberapa atasan gw dan teman2nya bilang kok ada sih anak betawi jadi IT ...
haduhhhh mereka beranggapa bahwa biasanya anak betawi itu pemalas dan enggan
unntuk berorganisasi,
Anak betawi identik dengan ojeg atau punya warung paling top
jadi juragan kontrakan... belum lagi paradigma anak betawi doyan kawin ..
Balik lg ke si doel .. si doel dalam perjalannanya menggapai
cita2nya (cita2 sang bapak tepatnya) bertemu dengan sosok wanita modern yangterbuka
(sarah), berawal pada kebutuhan skripsi dia mempelajari tradisi betawi lewat
sosok doel.. dari pertemuan yang intens sarah jatuh hati pada si doel,
Si doel yang lugu dengan latar belakang sosialnya gamang,
disatu sisi dia bahagiadicintai oleh wanita seperti sarah disisi lain dia ragu
karena kondisi ekonomi dan keluarganya...belum lagi ada sosok wanita lain yang
secara tradisi (mungkin) lebih pas buat dia
Dalam perjalanannya sarah banyak membantu dari sisi ekonomi
(walau doel tidk meminta), membawa si doel ke kehidupan tradisinya, banyak hal
sehingga pada akhirnya si doel lulus kuliah dan bekerja di perusahaan yang
digambarkan sebagai perubahan sidoel
anak betawi menjadi si doel anak gedongan dan menikahi sarah .. semua ada peran
sarah disana ..
Sampai ketika sarah meninggalkannya .. hidup si doel menjadi
kacau dan si doel kembali ke lingkungannya dan bekerja serabutan, dan akhirnya
dengan lika liku cerita dia menikahi zaenab yang memang “sekelas” dengannya walaupun dia masih mencintai sarah dan bayangan
sarah masih terus ada.
Ini Cuma sebuah cerita... ya sebuah cerita yang mungkin saja
terjadi pada siapa saja, kebetulan gw anak betawi jadi (mungkin) bisa lebih merasa dalam
memaknainya ..
Terlepas dari itu, semua sudah di atur olehNYA, namun menurut
gw ngk ada salahnya menaruh harapan pada seseorang apalagi orang tersebut tulus
membantu
Selanjutnya kita lihat bagaimana kelanjutan kisahnya (nunggu
filmnya lagi ) hahaha

Subscribe to:
Posts (Atom)