Banyak sekali pelatihan softskill.... bahkan saya seringkali terlibat dalam pelatihan itu, baik sebagai peserta ataupun fasilitatornya dan semakin sering saya terlibat semakin banyak saya mengetahui pengetahuan soal softskill itu, semakin banyak pula saya menemui karakter manusia..( karena saya baru terlibat dalam pelatihan manusia..pelatihan mahluk lain belum pernah) ehehehehe
Seperti kita ketahui setiap manusia memiliki karakter yg berbeda, tidak ada manusia yang mempunyai karakter yang sama bahkan antara anak dan bapak pasti mempunyai karakter yg berbeda.. kalau sekarang di bumi ini ada 6 milyar manusia yg hidup maka ada 6 milyar karakter juga, itu menurut orang2x pinter (menurut banyak orang) karena pinter itu ternyata sebuah ASUMSI bukan FAKTA.
Semakin sering saya terlibat dalam pelatihan semakin tersadar saya bahwa pengetahuan yang saya punya ternyata masih sangat sedikit....dan hal itu manyadarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu bahkan memikirkan sesuatu...
Saya yakin banyak sekali manusia yang ketika mendapatkan suatu pengetahuan baru dan mengimplementasikannya dalah kehidupan merasakan hal yang aneh dan cenderung tidak nyaman...misalkannya ketika saya tahu soal etiket dan etika
Teman... tahukah anda etiket bersepatu yang benar untuk ke kantor adalah sepatu hitam bertali ?? tahu ngk ? bahwa eetiketnya enggak semua kancing Jas itu dikancingi....lalu kalau etiketnya enggak di kancingi kenapa diberi kancing ???? hahahah
Seperti ketika anda tahu bahwa tulisan yang anda tulis dan dibaca orang lain ikut mempengaruhi orang yang membacanya, apakah anda masih mau menulis tulisan yg enggak baik (kartasis) padahal mungkin karakter anda adalah orang cuek, wild atau sebagainya (asumsi anda) ...
Akhirnya saya benar2x tersadar pada pepatah padi semakin "berisi" semakin merunduk....yang saya maknai semakin "mengetahui" semakin bijaksana...walaupun saya masih bingung bagaimana mengukur kata "bijak" karena memang bijak itu adalah "ASUMSI" hahahahaha
Endingnya semua balik lagi ke Manusianya yang katanya diberi kemampuan untuk memliih... memilih apa aja...dan semua pilihan yang anda ambil, pastinya adalah pilihan "terbaik" menurut anda pada saat anda mengambill keputusan memilih pilihan tersebut,
Enggak ada keterpaksaan dalam hidup... karena manusia pada hakekatnya "merdeka" bahkan Alloh aja ngk maksa umatnya untuk menyembahnya... tapi Dia memberi pilihan mau ke neraka apa ke surga ??? caranya kita semua tahukan ??? hahahaha
selamat pagi guys... met beraktifitas...
Tangerang 9 mei 2012